Jumat, 31 Januari 2025

Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat


    Dalam rangka terwujudnya lndonesia Emas 2045, diperlukan sumber daya manusia unggul. Namun, pendidikan saat ini masih menghadapi tantangan, antara lain kekerasan, kesehatan fisik dan psikis, serta adiksi gawai, pornografi, judi daring, dan narkooa pada peserta didik. 
    Untuk menghadapi beberapa tantangan tersebut perlu disiapkan peserta didik yang memiliki delapan karakter utama bangsa, yakni religius, bermoral, sehat, cerdas dan kreatif, kerja keras, disiplin dan tertib, mandiri, serta bermanfaat. Delapan karakter utama bangsa ini dapat tercapai melalui pembiasaan yang harus dilakukan oleh peserta didik setiap hari dan terus berkelanjutan.
1. Bangun Pagi
Bangun Pagi mengajarkan nilai-nilai disiplin, keseimbangan, produktivitas, dan menghargai waktu yang berkontribusi pada kualitas hidup yang lebih baik.
Bangun pagi merupakan kebiasaan bangun di pagi hari yang apabila dilakukan setiap hari akan memberikan manfaat diantaranya melatih kedisiplinan, meningkatkan kemampuan mengelola waktu, meningkatkan kemampuan mengendalikan diri, meningkatkan keseimbangan jiwa dan raga yang dapat berkontribusi pada kesuksesan seseorang. 
2. Beribadah
Beribadah bukan hanya sekedar ritual, tetapi juga menyimpan makna spiritual dan moral yang membentuk kepribadian, pencarian makna hidup, serta membentuk hubungan yang harmonis seseorang dengan Tuhan, alam, dan sesama.
Kebiasaan beribadah merupakan fondasi penting dalam pembentukan karakter positif pada anak yang bermanfaat untuk mendekatkan hubungan individu dengan Tuhan, meningkatkan nilai-nilai etika, moral, spiritual, dan sosial, serta meningkatkan pemahaman tujuan hidup dan arah yang bermakna, meningkatkan kebersamaan dan solidaritas, serta peningkatan diri secara berkelanjutan.
3. Berolahraga
Berolahraga lebih dari sekadar menjaga kesehatan fisik, tetapi mengandung makna mendalam yang berhubungan dengan disiplin, keseimbangan, ketahanan mental, dan bahkan kehidupan yang lebih terarah atau bermakna.
Kebiasaan berolahraga merupakan bagian penting dari gaya hidup sehat yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan fisik dan mendukung kesehatan mental, menjaga kebugaran tubuh, meningkatkan potensi diri, dan meningkatkan nilai sportivitas.
4. Makan Sehat & Bergizi
Makan Sehat dan Bergizi berkaitan dengan prinsip dan nilai tentang pentingnya memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh untuk mendukung kehidupan yang sehat, seimbang, dan bermakna.
Kebiasaan makan sehat dan bergizi berkaitan dengan prinsip dan nilai tentang pentingnya memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh untuk mendukung kehidupan yang sehat, seimbang, dan bermakna. Kebiasaan ini bermanfaat untuk menjaga kesehatan fisik sebagai investasi jangka panjang, memaksimalkan potensi tubuh dan pikiran, menjaga tubuh tetap sehat sebagai tanggung jawab individu, serta meningkatkan kemandirian.
5. Gemar Belajar
Gemar belajar mengajak seseorang untuk tumbuh dalam pemahaman, karakter, dan kearifan.
Kebiasaan gemar belajar adalah kebiasaan yang sangat penting dalam perkembangan pribadi dan akademis. Kebiasaan ini bermanfaat untuk mengembangkan diri, menumbuhkan kreativitas dan imajinasi, menemukan kebenaran dan pengetahuan, serta membentuk kerendahan hati dan rasa empati.
6. Bermasyarakat
Bermasyarakat didasarkan pada nilai-nilai dan prinsip yang mendorong individu untuk hidup bersama secara harmonis dan berkontribusi terhadap kesejahteraan kolektif. 
Kebiasaan bermasyarakat adalah perilaku terlibat dalam kegiatan sosial, budaya, atau lingkungan di komunitas tempat tinggal seseorang. Kebiasaan ini bermanfaat untuk menumbuhkembangkan nilai gotong royong, kerja sama, saling menghormati, toleransi, keadilan, dan kesetaraan, serta meningkatkan tanggung jawab terhadap lingkungan, dan rasa sekaligus menciptakan kegembiraan.
7. Tidur Cepat
Tidur Cepat adalah aspek penting dari kehidupan yang berdampak pada kesehatan fisik, kesejahteraan mental, serta kehidupan spiritual dan sosial.
Tidur cepat merupakan kebiasaan tidur tepat waktu di malam hari pada waktunya sesuai usia anak agar dapat bangun pagi. Kebiasaan tidur cepat ini dipengaruhi waktu ideal yang dibutuhkan anak. Jika merujuk pada National Sleep Foundation yang dikutip halodoc.com 1, waktu tidur yang ideal berdasarkan kelompok usia adalah sebagai berikut.
No Kelompok Usia Usia Waktu Tidur (setiap hari)
1  Bayi Baru Lahir 0-3 bulan 14-17 jam
2  Bayi 4-11 bulan 12-15 jam
3  Balita 1-2 tahun 11-14 jam
4  Anak-anak prasekolah 3-5 tahun 10-13 jam
5  Anak usia sekolah 6-13 tahun 9-11 jam
6  Remaja 14-17 tahun 8-10 jam
7  Dewasa muda 18-25 tahun 7-9 jam
Kebiasaan ini penting dilakukan untuk menjaga organ tubuh pulih dan berfungsi optimal, memulihkan mental dan emosional, menjaga keseimbangan antara aktivitas dan ketenangan, sehingga memotivasi untuk berkarya lebih produktif.

Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat adalah langkah nyata untuk menciptakan generasi penerus bangsa yang unggul. Dengan dukungan dari orang tua, guru, dan masyarakat, anak-anak Indonesia dapat menginternalisasi kebiasaan ini dan tumbuh menjadi individu yang sehat, cerdas, dan berkarakter. Mari bersama kita wujudkan cita-cita Indonesia untuk memiliki SDM yang tangguh dan berdaya saing global!


Semoga Bermanfaat

Sumber :

0 komentar:

Posting Komentar