Jumat, 28 Februari 2025
Asesmen Formatif 4 Bab 4 Semester 2
Bab 4 | Keberagaman Bangsa Indonesia dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika
Kerjakan halaman 130 Buku Paket Peserta Didik Pendidikan Pancasila dengan mengisi google form dibawah ini:
Terima kasih sudah mengerjakan tugas.
Kamis, 27 Februari 2025
Latihan Soal Essay ASTS 2
Latihan soal dalam menghadapi Asesmen Sumatif Tengah Semester Genap
Soal Essay
1. Faktor-faktor apa yang memicu terjadinya keberagaman dalam suatu masyarakat!
1) Letak strategis wilayah Indonesia
Wilayah Indonesia diapit oleh dua samudra dan dua benua, yaitu Samudra Pasiik dan Samudra Hindia serta Benua Asia dan Benua Australia. Letak Indonesia yang strategis membuat negara Indonesia menjadi jalur perdagangan internasional.
2) Sebagai Negara Kepulauan
Di Indonesia terdapat ribuan pulau, baik yang berpenghuni maupun tidak. Kondisi antara satu pulau dengan pulau lainnya tidak sama.
3) Perbedaan Kondisi Alam
Indonesia memiliki bentang alam yang lengkap dan menakjubkan. Ada kawasan pegunungan dengan ketinggian berbeda. Ada kawasan pantai, perbukitan, rawa, sungai, dataran kering dan tandus, juga dataran subur.
4) Transportasi dan Komunikasi
Kemajuan transportasi membuat perpindahan orang maupun pertukaran barang menjadi lebih cepat dan mudah. Kelancaran komunikasi juga berpengaruh terhadap kemajuan daerah.
5) Penerimaan Masyarakat atas Perubahan
Masyarakat Indonesia terbuka dengan perbedaan nilai dan budaya yang dibawa oleh orang asing
2. Apa saja keberagaman yang ada di Indonesia!
1) Keberagaman Suku
Didasarkan pada faktor sosiologis, seperti bahasa, agama, wilayah, kebahasaan, dan aspek kebudayaan lain. Ciri-ciri mendasar yang membedakan suku bangsa satu dengan lainnya adalah dari segi bahasa, adat istiadat, pakaian, rumah adat, hingga sistem kepercayaan
Beragam suku bangsa tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
Menurut sensus penduduk Badan Pusat Statistik pada 2010, di Indonesia hidup lebih dari 1.300 suku bangsa. Contoh suku bangsa di Indonesia antara lain suku Aceh, Batak, Melayu, Minang, Sunda, Baduy, Jawa, Dayak, Bugis, Minahasa, Bali, Timor, Maluku, Papua, dan masih banyak suku bangsa lainnya.
Berikut ini tabel yang menunjukkan kekayaan dan keberagaman suku bangsa Indonesia.
Berikut ini daftar sejumlah suku bangsa di Indonesia berdasarkan tujuh wilayah besar meliputi pulau atau kepulauan.
Adapun agama resmi yang diakui keberadaannya di Indonesia adalah Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu. Selain agama tersebut, pemerintah juga melindungi berbagai aliran kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
Tabel keberagaman agama
Dipandang sebagai sesuatu yang melekat dalam biologi manusia, dan karenanya diwariskan dari generasi ke generasi. Didasarkan pada ciri-ciri fisik, seperti warna kulit, rambut, bentuk wajah, dan ukuran badan.
Pada saat ini dapat diidentiikasikan bangsa Indonesia terdiri atas beberapa ras. Penduduk yang berasal dari ras Malayan-Mongoloid banyak yang bermukim di wilayah Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan, dan Sulawesi. Penduduk dengan ras Melanesoid banyak tinggal di wilayah timur Indonesia yang meliputi Papua, Maluku, dan Nusa Tenggara Timur. Ada juga ras yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia yang dikenal dengan ras Asiatic Mongoloid. Ras ini biasanya berasal dari Tionghoa, Jepang, dan Korea. Masih ada ras lain yang berada di Indonesia, yaitu ras Kaukasoid. Ras Kaukasoid ini berasal dari India, Timur Tengah, Australia, Eropa, dan Amerika.
4) Keberagaman Antargolongan
Perbedaan golongan dapat pula ditinjau berdasarkan hierarki dan setara. Golongan hierarki adalah golongan yang terbentuk secara vertikal atau ada kelompok yang berada di posisi atas dan ada yang di posisi bawah.
Contoh penggolongan ini adalah berdasarkan status sosial (buruh-majikan, pimpinan, staf-karyawan), pendidikan (tidak sekolah, tamat SD, SMP, SMA, Diploma/Sarjana, Pascasarjana), jabatan (presiden, gubernur, walikota, bupati). Golongan yang setara yang tidak memandang lebih tinggi dari lainnya meliputi penggolongan berdasarkan agama, idealisme, adat istiadat, dan sebagainya.
3. Apa Manfaat Adanya Keberagaman yang Ada di Sekitar Kita?
1) Menumbuhkan Sikap Toleransi
Keberagaman menuntut masyarakat untuk bersikap toleran agar kehidupan masyarakat bisa berjalan tanpa perselisihan.
2) Menumbuhkan jiwa nasionalisme
Keberagaman masyarakat Indonesia bermanfaat sebagai identitas bangsa.
3) Menjalin persatuan dan kesatuan
Keberagaman dapat memperkuat tali persaudaraan dan menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan.
4) Meningkatkan kemampuan bersosialisasi
Perbedaan menjadikan masyarakat menjadi saling melengkapi satu sama lain.
5) Memanfaatkan perbedaan untuk saling melengkapi
Misalnya, orang yang memiliki harta berlebih bisa membantu sesamanya yang membutuhkan.
4. Faktor-Faktor yang menjadi Penyebab Perubahan Sosial dan Keberagaman!
1) Faktor teknologi
Kemajuan teknologi dapat mempercepat perubahan sosial dan keberagaman dalam masyarakat, terutama dalam hal komunikasi dan akses informasi.
2) Faktor demografi
Perubahan jumlah penduduk, struktur usia, dan tingkat kelahiran serta kematian dapat memengaruhi keberagaman dan perubahan sosial dalam masyarakat.
3) Faktor ekonomi
Perubahan ekonomi, seperti perubahan dalam pola kerja, pendapatan, dan jenis pekerjaan, dapat memengaruhi keberagaman dan perubahan sosial dalam masyarakat.
4) Faktor politik
Perubahan pemerintahan, kebijakan publik, dan hukum dapat memengaruhi perubahan sosial dan keberagaman dalam masyarakat.
5) Faktor lingkungan
Perubahan lingkungan isik, seperti perubahan iklim dan kondisi alam, dapat memengaruhi perubahan sosial dan keberagaman dalam masyarakat.
6) Faktor budaya Keberagaman Ras
Perubahan nilai-nilai, norma, dan perilaku budaya dapat memengaruhi keberagaman dan perubahan sosial dalam masyarakat.
7) Faktor migrasi
Perubahan mobilitas penduduk dan migrasi dapat memengaruhi keberagaman dan perubahan sosial dalam masyarakat.
8) Faktor globalisasi
Perubahan dalam hubungan internasional dan arus informasi global dapat memengaruhi perubahan sosial dan keberagaman dalam masyarakat.
9) Faktor konflik
Konflik sosial dan politik dapat memengaruhi keberagaman dan perubahan Sosial dalam masyarakat, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
10) Faktor Agama
Perubahan dalam praktik agama dan kepercayaan dapat memengaruhi keberagaman dan perubahan sosial dalam masyarakat.
5. Sikap dan tantangan untuk merespon pengaruh perubahan yang terjadi!
1) Terima perubahan dengan positif
Jangan takut dengan perubahan. Cobalah terima dengan positif, lihatlah peluang yang terbuka dan manfaat yang dapat diperoleh.
2) Evaluasi situasi
Lakukan evaluasi terhadap perubahan yang terjadi, termasuk hal yang berubah dan tidak berubah, implikasi bagi diri sendiri atau organisasi, serta hal yang perlu dilakukan.
3) Buat rencana tindakan
Setelah mengevaluasi situasi, buatlah rencana tindakan untuk mengatasi perubahan tersebut. Hal yang harus dilakukan untuk menyesuaikan diri atau organisasi dengan perubahan dan cara mengimplementasikan perubahan tersebut.
4) Berkomunikasi
Jangan ragu untuk berkomunikasi dengan orang lain tentang perubahan yang terjadi. Diskusikan mengenai pengaruh perubahan pada diri sendiri atau organisasi dan cara mengatasinya bersama-sama.
5) Jangan terlalu cepat menyerah
Perubahan sering kali memerlukan waktu untuk menyesuaikan diri. Jangan terlalu cepat menyerah jika ada tantangan dalam mengatasi perubahan tersebut.
6) Terus belajar
Perubahan yang terjadi bisa menjadi peluang untuk terus belajar dan mengembangkan diri. Jangan berhenti belajar dan mencoba hal-hal baru.
6. Contoh perubahan yang mungkin terjadi di tingkat global!
1) Perubahan iklim
Perubahan iklim di seluruh dunia terus memengaruhi lingkungan dan berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk kesehatan, pertanian, dan ekonomi.
2) Revolusi digital
Lakukan evaluasi terhadap perubahan yang terjadi, termasuk hal yang berubah dan tidak berubah, implikasi bagi diri sendiri atau organisasi, serta hal yang perlu dilakukan.
3) Kesenjangan ekonomi
Meskipun pertumbuhan ekonomi global tergolong pesat, kesenjangan ekonomi antara negara-negara maju dan berkembang masih sangat tinggi dan terus memperluas kesenjangan sosial dan ekonomi di seluruh dunia.
4) Demografi
Perubahan demografis seperti peningkatan populasi, penuaan penduduk, dan migrasi internasional berdampak besar pada politik, sosial, dan ekonomi global.
5) Krisis kemanusiaan
Krisis kemanusiaan seperti konlik bersenjata, bencana alam, dan pandemi global berdampak besar pada kehidupan manusia di seluruh dunia dan menuntut solusi global untuk mengatasi masalah tersebut.
6) Perdagangan dan globalisasi
Perdagangan internasional dan globalisasi mempercepat pertumbuhan ekonomi dan perubahan sosial, tetapi juga dapat memicu ketidaksetaraan dan masalah lingkungan.
7) Teknologi energi bersih
Peningkatan penggunaan teknologi energi bersih dan pergeseran dari sumber energi fosil dapat membantu mengatasi masalah lingkungan dan mengurangi emisi gas rumah kaca di seluruh dunia.
7. Contoh perubahan yang mungkin terjadi di tingkat nasional!
1) Perubahan dalam kebijakan pemerintahan
Pergantian kepala negara, anggota DPR berpotensi terjadinya perubahan di dalam kehidupan yang dilakukan melalui perubahan peraturan atau kebijakan. Contohnya adalah kebijakan pengalihan bahan bakar minyak tanah menjadi gas untuk menyalakan kompor rumah tangga.
2) Perubahan dalam kebijakan ekonomi
Pemerintah dapat mengubah kebijakan ekonominya dari kapitalisme ke sosialisme atau sebaliknya, atau dari orientasi ekonomi dalam negeri ke orientasi ekonomi global.
3) Perubahan dalam kebijakan luar negeri
Pemerintah dapat mengubah kebijakan luar negerinya dari non-intervensi ke intervensi aktif dalam urusan internasional.
4) Perubahan dalam sistem pendidikan
Negara dapat melakukan reformasi pendidikan dengan mengubah kurikulum, sistem ujian, atau metode pembelajaran.
5) Perubahan dalam hukum dan sistem peradilan
Pemerintah dapat mengubah Undang-Undang atau prosedur peradilan untuk meningkatkan efektivitas sistem peradilan.
6) Perubahan dalam hak asasi manusia
Pemerintah dapat meningkatkan perlindungan hak asasi manusia, seperti hak atas kesehatan, pendidikan, dan kebebasan berekspresi.
7) Perubahan dalam sistem kesehatan
Pemerintah dapat melakukan reformasi sistem kesehatan dengan tujuan meningkatkan aksesibilitas, kualitas, dan eisiensi layanan kesehatan.
8) Perubahan dalam sistem transportasi
Negara dapat meningkatkan investasi di bidang transportasi untuk memperbaiki jaringan jalan, sistem transportasi publik, dan infrastruktur transportasi lainnya.
9) Perubahan dalam sistem energi
Pemerintah dapat mempromosikan penggunaan energi terbarukan untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan meningkatkan eisiensi energi.
10) Perubahan dalam sistem lingkungan
Pemerintah dapat memperketat regulasi lingkungan untuk melindungi sumber daya alam dan mengurangi dampak negatif manusia pada lingkungan.
8. Contoh perubahan yang mungkin terjadi di tingkat lokal!
1) Perubahan demografi
Perubahan dalam komposisi penduduk lokal, seperti pertumbuhan populasi, penurunan angka kelahiran atau kematian, perubahan dalam proporsi usia atau jenis kelamin penduduk.
2) Perubahan ekonomi
Perubahan dalam kondisi ekonomi lokal seperti peningkatan atau penurunan pertumbuhan ekonomi, investasi baru, pengembangan sektor ekonomi baru, penutupan perusahaan, dan lain-lain.
3) Perubahan lingkungan
Perubahan kondisi lingkungan lokal seperti peningkatan polusi udara atau air, degradasi lahan, perubahan iklim, pengurangan keanekaragaman hayati, dan lain-lain.
4) Perubahan sosial
Perubahan dalam norma, nilai, atau perilaku sosial di tingkat lokal seperti perubahan gaya hidup, perubahan dalam pola makan, perubahan dalam hubungan sosial, dan lain-lain.
5) Perubahan politik
Perubahan dalam sistem pemerintahan lokal seperti pergantian kepala daerah, perubahan kebijakan publik, pembentukan atau pembubaran lembaga pemerintah, dan lain-lain.
6) Perubahan teknologi
Perubahan dalam teknologi lokal seperti adopsi teknologi barupengembangan inovasi lokal, dan lain-lain.
7) Perubahan budaya
Perubahan dalam praktik budaya lokal seperti penurunan atau peningkatan popularitas seni dan budaya, perubahan dalam tradisi lokal, dan lain-lain.
8) Perubahan infrastruktur
Perubahan dalam infrastruktur lokal seperti pembangunan jalan, jembatan, gedung, rumah sakit, dan lain-lain.
9) Perubahan pendidikan
Perubahan dalam sistem pendidikan lokal seperti reformasi kurikulum, pengembangan program pendidikan baru, dan lain-lain.
9. Bhinneka Tunggal Ika adalah semboyan atau motto nasional Indonesia yang berarti “berbeda-beda
(tetapi)
tetap satu jua”. Semboyan ini menggambarkan!
Makna pentingnya persatuan dalam keberagaman yang ada di Indonesia, Persatuan bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai suku, agama, budaya, dan adat-istiadat.
10. Mengapa Bhinneka Tunggal Ika penting bagi masyarakat Indonesia!
Bhinneka Tunggal Ika penting bagi Indonesia karena menjadi semboyan negara yang mengajarkan persatuan dan kesatuan dalam keberagaman. Semboyan ini juga memperkuat identitas nasional Indonesia.
Mengapa Penting?
1) Mengajarkan toleransi dan penghargaan terhadap perbedaan
2) Menghargai keberagaman suku, agama, ras, dan budaya sebagai kekayaan bangsa
3) Memupuk semangat persatuan, kesetaraan, dan keadilan
4) Menjaga kerukunan dan kedamaian di masyarakat
5) Membangun kehidupan berbangsa dan bernegara yang kokoh
6) Memperkuat identitas nasional sebagai bangsa yang beragam
Demikian latihan soal essay, Semoga Bermanfaat.
Selasa, 25 Februari 2025
Latihan Soal Bab 4 Keberagaman Bangsa Indonesia dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika
A. Pilihan Ganda
1. Arti dari Bhinneka Tunggal Ika adalah ….
A. persatuan dalam keragaman
B. berbeda-beda tetapi satu jua
C. kesatuan dalam perbedaan
D. toleransi antarsuku bangsa
B. berbeda-beda tetapi satu jua
2. Kalimat Bhinneka Tunggal Ika terdapat pada lambang negara Indonesia, yaitu di bagian ….
A. burung Garuda
B. kapas dan padi
C. perisai dan tombak
D. pita
D. pita
3. Konsep Bhinneka Tunggal Ika mengedepankan nilai luhur di masyarakat, khususnya mengenai ….
A. kepedulian sosial
B. religius
C. persatuan dalam perbedaan
D. kebijaksanaan politik
C. persatuan dalam perbedaan
4. Berbagai macam profesi yang ada di masyarakat termasuk bagian dari keberagaman ….
A. suku
B. agama
C. ras
D. antargolongan
D. antargolongan
5. Konsep Bhinneka Tunggal Ika sangat penting untuk menjaga ....
A. keragaman budaya
B. keamanan negara
C. pemilu yang adil
D. keadilan hukum
D. keadilan hukum
6. Bahasa Indonesia adalah bahasa persatuan yang menyatukan bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia juga
memiliki banyak sekali Bahasa daerah. Kenyataan banyaknya Bahasa daerah mencerminkan adanya
keberagaman …
A. suku
B. agama
C. ras
D. antargolongan
A. suku
7. Berikut ini contoh keberagaman agama di Indonesia yang tepat yaitu ....
A. setiap warga negara asing wajib menyesuaikan keyakinan sesuai agama yang berlaku di Indonesia
B. semua penduduk Indonesia memiliki semangat gotong royong
C. menjalankan kewajiban beragama cukup dilakukan oleh pemuka agama
D. setiap warga negara Indonesia hanya boleh memilih satu agama
D. setiap warga negara Indonesia hanya boleh memilih satu agama
8. Lindswell Kwok adalah pendekar wushu Indonesia yang berhasil meraih 3 medali emas Asian Games
2018 dan empat kali juara dunia. Eko Yuli Wirawan berhasil meraih medali emas Asian Games 2018
pada cabang angkat besi. Eduardus Nabunome meraih medali emas nomor lari 10.000 meter putra
SEA Games 1987, 1989, dan 1991.
Ketiga olahragawan Indonesia tersebut mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia walaupun
mereka memiliki perbedaan ….
A. suku
B. agama
C. ras
D. antargolongan
C. ras
9. Kekayaan budaya Indonesia sangat banyak. Terdapat sekitar 12 karya budaya Indonesia yang
diakui Unesco. Berikut ini adalah warisan budaya Indonesia yang diakui Unesco, kecuali ....
A. batik
B. angklung
C. noken
D. jaipong
D. jaipong
10. Negara Indonesia adalah tetangga negara Malaysia. Kedua negara ini memiliki beberapa persamaan,
termasuk di antaranya karya budaya.
Salah satu karya budaya yang diakui sebagai warisan budaya bersama milik Indonesia dan Malaysia
adalah ....
A. batik
B. rendang
C. pantun
D. wayang
C. pantun
Senin, 24 Februari 2025
Asesmen Formatif 3 Bab 4 Semester 2
Keberagaman agama di Indonesia
Adapun agama resmi yang diakui keberadaannya di Indonesia adalah Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu. Selain agama tersebut, pemerintah juga melindungi berbagai aliran kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
Silahkan kerjakan tugas 3 dengan mengisi google form dibawah ini!
Terima kasih sudah mengerjakan tugas.
Sabtu, 01 Februari 2025
Asesmen Formatif 2 Bab 4 Semester 2
Isilah tabel berikut dengan berbagai ciri khas yang ada di daerah kalian dan daerah sekitar kalian!
melalui google form dibawah ini
Terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya.
Jumat, 31 Januari 2025
Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat
Dalam rangka terwujudnya lndonesia Emas 2045, diperlukan sumber daya
manusia unggul. Namun, pendidikan saat ini masih menghadapi tantangan,
antara lain kekerasan, kesehatan fisik dan psikis, serta adiksi gawai, pornografi,
judi daring, dan narkooa pada peserta didik.
Untuk menghadapi beberapa tantangan tersebut perlu disiapkan peserta didik
yang memiliki delapan karakter utama bangsa, yakni religius, bermoral, sehat,
cerdas dan kreatif, kerja keras, disiplin dan tertib, mandiri, serta bermanfaat.
Delapan karakter utama bangsa ini dapat tercapai melalui pembiasaan yang
harus dilakukan oleh peserta didik setiap hari dan terus berkelanjutan.
1. Bangun Pagi
Bangun Pagi mengajarkan nilai-nilai disiplin, keseimbangan, produktivitas, dan menghargai waktu yang berkontribusi pada kualitas hidup yang lebih baik.
Bangun pagi merupakan kebiasaan bangun di pagi hari yang apabila dilakukan setiap hari akan memberikan manfaat diantaranya melatih kedisiplinan, meningkatkan kemampuan mengelola waktu, meningkatkan kemampuan mengendalikan diri, meningkatkan keseimbangan jiwa dan raga yang dapat berkontribusi pada kesuksesan seseorang.
Kamis, 30 Januari 2025
Pembelajaran di Bulan Ramadhan Tahun 1446 H
PEMBELAJARAN DI BULAN RAMADHAN TAHUN 1446 H
DI LINGKUNGAN DINAS PENDIDIKAN KAB. BEKASI TAHUN 2025
Berdasarkan Surat Edaran bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia,
Menteri Agama Republik Indonesia, dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Nomor : 2 Tahun
2025 dan Nomor 400.1/320/SJ, Tanggal 20 Januari 2025 berkenaan dengan rangka pembelajaran di
Sekolah/Satuan Pendidikan di lingkungan Dinas Pendidikan Kab. Bekasi selama bulan suci
Ramadhan, untuk itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi menyampaikan hal-hal sebagai
berikut:
1. Tanggal 27 dan 28 Februari 2025 serta tanggal 3, 4, dan 5 Maret 2025, kegiatan pembelajaran
dilaksanakan secara mandiri di lingkungan keluarga, tempat ibadah, dan masyarakat sesuai
penugasan dari Satuan Pendidikan/Sekolah (libur awal Ramadhan);
2. Tanggal 6 sampai dengan tanggal 25 Maret 2025, kegiatan pembelajaran dilaksanakan di Satuan Pendidikan/Sekolah. Selain kegiatan pembelajaran, selama bulan suci Ramadhan diharapkan melaksanakan kegiatan yang bermanfaat untuk meningkatkan iman dan taqwa, akhlak mulia, kepemimpinan, dan kegiatan sosial yang membentuk karakter mulia dan kepribadian utama, antara lain:
2. Tanggal 6 sampai dengan tanggal 25 Maret 2025, kegiatan pembelajaran dilaksanakan di Satuan Pendidikan/Sekolah. Selain kegiatan pembelajaran, selama bulan suci Ramadhan diharapkan melaksanakan kegiatan yang bermanfaat untuk meningkatkan iman dan taqwa, akhlak mulia, kepemimpinan, dan kegiatan sosial yang membentuk karakter mulia dan kepribadian utama, antara lain:
a. bagi peserta didik yang beragama Islam dianjurkan melaksanakan kegiatan tadarus Alquran,
pesantren kilat, kajian keislaman, dan kegiatan lainnya yang meningkatkan iman, takwa, dan
akhlak mulia;
b. bagi peserta didik yang beragama selain Islam, dianjurkan melaksanakan kegiatan bimbingan
rohani dan kegiatan keagamaan sesuai dengan agama dan kepercayaan masing masing.
3. Tanggal 26, 27, dan 28 Maret 2025 serta tanggal 2, 3, 4, 7, dan 8 April 2025, merupakan libur bersama Idul Fitri bagi Satuan Pendidikan/Sekolah. Selama libur ldul Fitri, peserta didik diharapkan melaksanakan silaturahmi dengan keluarga dan masyarakat untuk meningkatkan persaudaraan dan persatuan;
3. Tanggal 26, 27, dan 28 Maret 2025 serta tanggal 2, 3, 4, 7, dan 8 April 2025, merupakan libur bersama Idul Fitri bagi Satuan Pendidikan/Sekolah. Selama libur ldul Fitri, peserta didik diharapkan melaksanakan silaturahmi dengan keluarga dan masyarakat untuk meningkatkan persaudaraan dan persatuan;
4. Kegiatan pembelajaran di Satuan Pendidikan/Sekolah dilaksanakan kembali pada tanggal
9 April 2025; dan
5. Kepada Orang Tua / Wali disampaikan agar membimbing, memantau dan mendampingi peserta
didik dalam melaksanakan ibadah maupun kegiatan belajar mandiri.
Demikian informasi ini kami sampaikan agar dapat ditindak lanjuti dan mohon maklum
Sumber :
Surat Edaran bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Menteri Agama Republik Indonesia, dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Nomor : 2 Tahun 2025 dan Nomor 400.1/320/SJ, Tanggal 20 Januari 2025 berkenaan dengan rangka pembelajaran di Sekolah/Satuan Pendidikan.
Surat Edaran Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi Nomor : 400.3.1/047/I/2025
Tentang Pembelajaran Di Bulan Ramadhan Tahun 1446 H Di Lingkungan Dinas Pendidikan Tahun 2025 .
Langganan:
Komentar (Atom)





.jpeg)








.jpg)